SIAPA AHLUL BAYT DALAM AYAT 33 SURAT AL-AHZAB??



Perbedaan penafsiran terhadap Al-Qur’an nampaknya menjadi sebuah keniscayaan di zaman ini. Antara mufassir yang satu dengan mufassir yang lain, sering kali terjadi perbedaan penafsiran atas suatu ayat Al-Qur’an tertentu. Termasuk perbedaan penafsiran terhadap surat Al-Ahzab ayat 33 tentang siapakah Ahlulbayt yang dimaksud dalam ayat tersebut.

وَقَرْنَ فِي بُيُوتِكُنَّ وَلَا تَبَرَّجْنَ تَبَرُّجَ الْجَاهِلِيَّةِ الْأُولَى وَأَقِمْنَ الصَّلَاةَ وَآتِينَ الزَّكَاةَ وَأَطِعْنَ اللَّهَ وَرَسُولَهُ إِنَّمَا يُرِيدُ اللَّهُ لِيُذْهِبَ عَنكُمُ الرِّجْسَ أَهْلَ الْبَيْتِ وَيُطَهِّرَكُمْ تَطْهِيراً

dan hendaklah kamu tetap di rumahmu dan janganlah kamu berhias dan bertingkah laku seperti orang-orang Jahiliyah yang dahulu dan dirikanlah shalat, tunaikanlah zakat dan ta’atilah Allah dan Rasul-Nya. Sesungguhnya Allah bermaksud hendak menghilangkan dosa dari kamu, hai ahlul bait dan membersihkan kamu sebersih-bersihnya. (QS. Al-Ahzab ayat 33)

Masing-masing orang menafsirkannya dengan cara pandang yang berbeda dan dengan metode yang berbeda. Perbedaan cara pandang dan metode yang digunakan itu biasanya menghasilkan kesimpulan yang berbeda.

Adapun beberapa metode penafsirannya ialah tafsir ayat dengan ayat, tafsir ayat dengan hadits, tafsir ayat dengan asbabun nuzul, tafsir ayat dengan ra’yu, dll.

Ada seorang kawan saya yang memiliki gaya diskusi yang sangat aneh, menafsirkan surat Al-Ahzab ayat 33 tersebut dengan metode tafsir ayat dengan ayat.

Mengapa saya katakan gaya diskusinya aneh? Karena saat dia berdiskusi dan kehabisan argumen, sering kali dia menyerang pribadi lawan diskusinya. Tentu segala cara pun ia tempuh untuk menyerang pribadi lawan diskusinya. Biasanya sih banyak orang yang tak tahan berdiskusi dengan dia. Bukan persoalan kalah argumen, tetapi karena tak tahan dirinya dijelek-jelekin.

Kembali ke pendapat kawan saya diatas. Dia berpendapat bahwa kata Ahlulbayt dalam surat Al-Ahzab ayat 33 tersebut berkenaan dengan istri-istri Nabi saja. Pendapat dia ini berdasarkan ayat Al-Qur’an yang lain yang juga berbicara tentang Ahlulbayt, dan kata ahlulbayt disitu berbicara tentang perempuan.

Ambil contoh dalam surat Hud ayat 72-73, Allah berfirman:

قَالَتْ يَا وَيْلَتَى أَأَلِدُ وَأَنَاْ عَجُوزٌ وَهَـذَا بَعْلِي شَيْخاً إِنَّ هَـذَا لَشَيْءٌ عَجِيبٌ



1 2 3 4 next