WUDU



PASAL 3

a.Kewajiban-Kewajiban Wudu

Masalah 42: Dalam wudu, kita wajib membasuh wajah dan kedua tangan, dan mengusap kepala dan kedua kaki. Maksud dari wajah di sini adalah bagian wajah antara tempat rambut tumbuh hingga dagu dari sisi panjang dan bagian wajah yang tercakup oleh ibu jari dan jari tengah dari sisi lebar. Ketentuan ini bagi orang yang memiliki ukuran anggota tubuh yang normal. Orang yang memiliki ukuran anggota tubuh tidak normal harus merujuk kepada orang yang memiliki ukuran anggota tubuh yang normal.

Kita juga harus membasuh melebihi sedikit dari batas yang telah ditentukan itu sebagai mukadimah supaya kita yakin (seluruh anggota wudu telah terbasuh). Jenggot yang harus dibasuh adalah bagian jenggot yang termasuk dalam bagian wajah saja.

Masalah 43: Berdasarkan ihtiyâth wajib, kita harus membasuh wajah dimulai dari bagian atas wajah, dan juga berdasarkan ihtiyâth wajib[1] kita tidak boleh membasuhnya terbalik;[2] (yaitu dimulai dari bagian bawah wajah ke arah bagian atas wajah).

Masalah 44: Kita wajib membasuh kedua tangan dimulai dari siku hingga ujung jari-jari. Kita juga wajib membasuh sebagian lengan sebagai mukadimah seperti kita membasuh wajah.[3]

Masalah 45: Kita tidak wajib membasuh anggota wudu yang termasuk tubuh bagian dalam, seperti mata dan lubang hidung, dan juga bagian bibir yang tidak terlihat pada saat terkatup. Begitu juga kita tidak wajib menghilangkan kotoran yang terdapat di bawah kuku, kecuali kotoran yang terhitung sebagai bagian luar.

Masalah 46: Sah kita berwudu dengan cara irtimâsî, asalkan kita tetap membasuh anggota wudu kita dimulai dari bagian atas. Tetapi pada saat membasuh tangan kiri, kita harus berniat membasuh ketika mengeluarkan tangan tersebut dari dalam air sehingga kita tidak mengusap (kepala dan kedua kaki) dengan air baru. Begitu juga halnya pada saat kita membasuh tangan kanan, kecuali bila kita menyisakan sebagian tangan kiri (tidak terbasuh) sehingga kita harus membasuh bagian tersebut dengan menggunakan tangan kanan. Hal ini kita lakukan supaya wudu kita tidak batal.

Masalah 47: Kita wajib menghilangkan segala sesuatu yang dapat menghalangi air sampai ke kulit. Jika kita ragu dengan adanya penghalang itu, maka kita tidak perlu memperhatikannya. Ya, jika kita ragu apakah benda yang menempel di kulit kita dapat mencegah sampainya air ke kulit atau tidak, maka kita harus menghilangkannya atau menyampaikan air ke bagian bawahnya.

Kita tidak wajib[4] menghilangkan sesuatu yang telah mengering di atas luka setelah luka itu sembuh. Tetapi jika obat telah mengering di atas luka, maka kita harus menghilangkannya, asalkan obat itu mungkin dihilangkan dengan mudah.

Masalah 48: Yang wajib[5] pada saat mengusap kepala adalah mengusap bagian depan kepala meskipun sedikit. Dan berdasarkan ihtiyâth wajib,[6] kita tidak boleh mengusapnya dengan kadar yang lebih sedikit dari lebar satu jari. Dalam hal ini, tidak berbeda apakah kita mengusap kulit kepala langsung atau mengusap rambut yang tumbuh di bagian depan kepala. Ya, jika rambut yang tumbuh di bagian depan kepala sangat panjang sehingga melebihi batas bagian depan kepala ketika rambut itu ditarik, maka kita tidak boleh mengusap bagian rambut yang melebihi batas tersebut.



1 2 3 4 5 6 7 next