AGAMA



Kata Pengantar

Akidah sebuah agama merupakan dasar dan pondasi agama tersebut. Segala tuntunan, anjuran, perintah, dan larangan-Nya berdiri tegak dengan berlandaskan kepada-Nya. Semakin kuat dan kokoh pondasi dan dasar tersebut, pribadi Mukmin akan semakin mantap dan lebih siap untuk menapaki jalan kesempurnaan-Nya.

Kerusakan Akidah merupakan sumber dan penyebab kerusakan di bidang etika (akhlak), sosial, politik, dan budaya. Untuk membendung dan melenyapkan kerusakan-kerusakan di bidang-bidang tersebut haruslah dimulai dari pembenahan kembali terhadap Akidah. Pengenalan yang valid dan benar terhadap eksistensi manusia, permulaan dan akhir dunia, para delegasi Tuhan, nama-nama (asmâ’)-Nya, tempat tinggal (pesanggerahan) terakhir manusia dan lain sebagainya, jika semuanya ditopang dengan keimanan yang kokoh, akan terciptalah penyerahan murni dan seutuhnya terhadap segala titah Tuhan yang telah sampai kepada manusia melalui para nabi-Nya yang suci.

Atas dasar ini, adanya pelajaran tentang Akidah dan penyajian-Nya melalui buku-buku yang berkualitas, simpel dan hangat (aktual) untuk para remaja tumpuan maysarakat dirasakan sangat urgen sekali.

Buku ini, bertujuan untuk memnuhi hal tersebut, dan disusun atas permintaan Markaz-e Jihani-e Ulume Islami (Pusat Kajian Ilmu-ilmu Keislaman Internasional) di kota Qom, Iran, untuk 4 sks pelajaran Akidah di tingkat Karshenâsi Ma’âref-e Eslâmi (setingkat S1). Dan oleh karena buku ini digunakan sebagai buku studi di kelas, kami memberinya judul Dars-nâmeh-ye Aqâ’id (Buku Panduan Akîdah).

Beberapa poin penting tentang buku ini;

  1. Buku ini tidak memuat argumentasi-argumentasi rumit yang biasa dijumpai dalam kitab-kitab Kalâm, karena buku ini sengaja disusun untuk bahan pelajaran Akidah di tingkat dasar (untuk para pemula) di mana obyek utamanya adalah para remaja yang belum membekali diri atau belum mengenal ilmu-ilmu logika atau filsafat.
  2. Pelajaran Akidah dapat diterangkan melalui tiga langkah;
    1. Penjelasan dan pemaparan kajian.
    2. Pemberian argumentasi (burhân).
    3. Pemberian jawaban terhadap sangkalan dan kritikan.

Pembahasan buku ini lebih menitik beratkan pada langkah pertama. Yaitu pemaparan dan penetapan singkronisasi Akidah dalam agama, kendati pada berbagai kesempatan, kami juga menerapkan langkah ketiga dengan membawakan dalil serta argumen yang definitif dan gamblang.

  1. Salah satu ciri khas dari buku yang menjelaskan Akidah Islam menurut mazhab Syi’ah ini adalah penjelasan yang ada di dalamnya ditopang oleh ayat-ayat Al-Qur’an. Karena sejak awal, buku ini disusun untuk mengajarkan Akidah dengan panduan dari kitab paling terpercaya, dan berupaya mengakrabkan para pembacanya kepada kandungan dan isi Al-Qur’an.
  2. Buku ini dimulai dengan pendahuluan yang kajian di dalamnya lazim dipahami, khususnya pada era ini – kendati pembahasan tersebut jarang dijumpai dalam buku-buku Akidah dan Kalâm yang lain –.

5.Untuk mempermudah pemahaman dan mengingat kajian yang telah dibahas, kami telah menyusun ringkasan yang berada di akhir setiap pasal.

Kami merasa wajib berterima kasih kepada segala pihak yang telah banyak membantu kami dalam penyusunan buku ini, terlebih kepada Hujjatul Islam wal muslimin Rahîmiyân, Pengurus  Daftar Penelitian dan Penyusunan Buku-buku Pelajaran, Hujjatul Islam va muslimin Mustaufâ, dan juga Saudara Baba`î, Husainî serta kepada Pusat Kajian Ilmu-ilmu Keislaman Internasional.

Kami juga meminta ma’af kepada para pembaca budiman atas kekurangan yang ada, dan kami mengharap do’a Anda sekalian supaya kami dapat mengabdi lebih besar lagi terhadap Islam dan muslimin.



1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 next