Ibn Qawlawaeh Al-Qomi



 



(Wafat 367 H.)

Kelahiran

Syaikh Abul Qasim Ja‘far bin Muhammad bin Ja‘far bin Musa bin Masrur bin Qawlawaeh al-Qomi adalah salah seorang perawi hadis Syi‘ah yang paling menonjol pada abad ke-4 Hijriah. Ia adalah salah seorang murid Muhammad bin Ya‘qub al-Kulaini yang paling berhasil dan guru Syaikh Mufid yang paling menonjol.

Ja‘far dilahirkan di kota suci Qom. Dari sejak kecil, ia telah mempelajari kecintaan kepada Ahlulbait as dari keluarganya. Ia pernah menimba ilmu dari ayah dan saudaranya yang juga salah seorang perawi hadis Syi‘ah yang tersohor.

Selama hidupnya, ia juga pernah pergi ke Mesir dan menimba ilmu dari ulama negara tersebut. Di antara gurunya di Mesir adalah Abul Fadhl Muhammad bin Ahmad bin Ibrahim al-Ju‘fi ash-Shabuni asl-Mishri.

Komentar Para Ulama

Ja‘far bin Qawlawaeh adalah salah seorang ulama yang tersohor pada masanya. Riwayat-riwayatnya selalu disebutkan di dalam buku-buku referensi hadis Syi‘ah selama seribu tahun dan dijadikan sandaran hukum. Para ulama dan fuqaha Syi‘ah sangat menaruh hormat padanya. Ke-tsiqah-an mayoritas perawi hadis Syi‘ah terbuktikan lantaran ia pernah meriwayatkan hadis dari mereka. Syaikh Mufid pernah menimba ilmu dari lautan ilmunya, dan ia mengagungkannya.

Tentang figur ulama yang satu ini, An-Najasyi pernah berkomentar, “Setiap keindahan dan ilmu pengetahuan yang Anda sandangkan kepada orang lain, Anda akan menemukan yang lebih baik dari itu semua di dalam diri Ja‘far bin Muhammad bin Qawlawaeh.”

Syaikh ath-Tha’ifah ath-Thusi berkomentar, “Abul Qasim Ja‘far bin Muhammad bin Qawlawaeh al-Qomi adalah seorang figur yang dapat dipercaya dan memiliki karya-karya tulis yang sangat banyak, sejumlah bab-bab fiqih.”

Sayid Ibn Thawus berkomentar, “Ia adalah seorang perawi hadis yang jujur, dan seluruh ulama sepakat atas karakter amanatnya.”

Para Guru

Abul Qasim al-Qomi ini pernah menimba ilmu dari figur-figur ulama yang sangat banyak, di antaranya:

a. Muhammad bin Ja‘far bin Qawlawaeh, ayahnya sendiri.

b. Ali bin Muhammad bin Ja‘far bin Qawlawaeh, saudaranya sendiri.

c. Muhammad bin Ya‘qub al-Kulaini.

d. Muhammad bin Hasan ash-Shaffar.

e. Ibn Babawaeh, ayah Syaikh Shaduq.

f. Muhammad bin Ja‘far az-Zurari.

g. Muhammad bin Hasan bin Walid.

h. Muhammad bin Hasan bin Ali bin Mahziyar.

i. Muhammad bin Abdullah al-Himyari.

j. Muhammad bin Hasan al-Jauhari.

k. Muhammad bin Ahmad al-Mishri.

Para Murid

Banyak tokoh dan ulama mazhab Syi'ah yang pernah mengambil manfaat dari lautan ilmu Abul Qasim Ja'far Qawlawaeh, di antaranya:

a. Syaikh Mufid.

b. Husain bin 'Ubaidillah al-Ghadha'iri.

c. Ahmad bin 'Abdun.

d. Tal'ukburi.

e. Ibn 'Azur.

f. Muhammad bin Sulaim ash-Shabuni.

Karya Tulis

Ibn Qawlawaeh memiliki banyak karya tulis, di antaranya adalah:

a. Kâmil az-Ziyârât, salah satu karyanya yang paling terkenal.

b. Mudâwâh al-Jasad.

c. Ash-Shalâh.

d. Al-Jumu'ah wa al-Jamâ'ah.

e. Qiyâm al-Lail.

f. Ar-Radhâ'.

g. Ash-Shadâq.

h. Al-Adhâhî.

Wafat

Akhirnya, setelah menghaturkan pengorbanan yang berharga kepada mazhab Ahlulbait as, Abul Qasim Ja'far Qawlawaeh pergi menghadap Sang Kekasih untuk selamanya pada tahun 367 Hijriah.