Bening



Banyak orang bertanya bagaimana caranya dapat menilai secara jernih, sehingga hakikat dari suatu permasalahan dapat tertangkap dengan baik apa adanya.

Allah SWT berfirman:

“Bertakwalah kepada Allah, niscaya Ia akan mengajarkan kalian” (QS. Al-Baqarah: 282).

Bertakwalah! Allah akan menunjukkan hakikat kepada kalian. Takwa berarti menjauhkan diri dari segala macam keburukan.

Benar, orang-orang yang terkotori dengan dosa tidak dapat menyaksikan hakikat. Tidak dapat menilai segala sesuatu secara jernih apa adanya.

Seseorang yang masih dibelenggu oleh fanatik kesukuan, partai, kelompok, ras dan lain-lain tidak dapat memahami hakikat seperti apa adanya. Sama seperti seseorang yang memakai kaca mata berwarna merah, buah kecapi akan dilihat seperi tomat. Dan bila ia memakai kaca mata hijau, ia akan melihat tumpukan jerami sebagai rumput hijau.

Bila cermin diberi pigura yang bagus dan dibersihkan, ia akan dapat menunjukkan gambar apa saja dengan baik. Cermin hati juga perlu dibingkai dan dibersihkan, sehingga ia dapat mengetahui makrifat, dapat mengenal hakikat.

Hati yang dipenuhi kebencian bak wadah yang kotor. Bila dituangkan air bersih di sana, air itu akan segera menjadi kotor.

Dosa adalah debu yang menghalangi manusia untuk dapat melihat sesuatu secara apa adanya, Bening. [undzurilaina]

Disadur dari buku “Anda Bertanya, Anda Menjawab”, karya Prof. Muhsin Qiraati