Perempuan dan Pembangunan Sosial dalam Perspektif Islam



"Dalam memandang perempuan, terkadang kita melihat mereka sebagai manusia yang memiliki peran signifikan dalam proses pembangunan, dan terkadang kita juga harus fokus pada karakteristik unik yang mereka miliki sebagai seorang ibu, anak perempuan, saudara perempuan dan istri."

Allah swt berfirman, “Barangsiapa yang mengerjakan amal saleh, baik laki-laki maupun perempuan dalam Keadaan beriman, Maka Sesungguhnya akan Kami berikan kepadanya kehidupan yang baik dan Sesungguhnya akan Kami beri balasan kepada mereka dengan pahala yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan.” (QS. An-Nahl: 97)

Jika kita ingin mendefinisikan perkembangan sosial dengan sebuah definisi umum, maka kita dapat mengatakan bahwa perkembangan sosial adalah pergerakan sosial yang penuh kesadaran, terorganisasi dan terkoordinasi di berbagai tingkatan materil dan immateril ke arah yang lebih baik bagi kemanusiaan.

Definisi ini mencakup unsur-unsur seperti:

1. Tujuan kemanusiaan, sebuah tujuan yang berbeda dengan tujuan naluri hewaniah yang buta, gerakan ini hanya akan mengupayakan tujuan yang sesuai dengan aspirasi dan indikator fitrah manusia.

2. Aktifitas yang merdeka menuju target kemanusiaan, berbeda dengan aktifitas hewan. Ia adalah gerakan kesadaran, kebebasan dan intelektual.

3. Adanya keharmonisan, proporsionalitas, pengorganisasian semua aspek fisik dan moral, melalui gerakan ini.

Ini adalah syarat mutlak, pembangunan yang mengabaikan unsur proporsionalitas akan mewujudkan pertumbuhan alami di satu sisi atau beberapa sisi, sementara aspek-aspek lain mengalami kemacetan dan tidak berkembang, sehingga menyebabkan lahirnya ketimpangan dalam perjalanan pembangunan sosial dan berujung pada perpecahan dan kesenjangan.

4. Aksi sosial, dalam arti bahwa setiap bagian dari komponen masyarakat harus memberikan kontribusi untuk pembangunan ini dan tumbuh melaluinya, dan efek dari gerakan ini harus dapat dirasakan berbagai elemen dan komponen sosial.

Setelah pendahuluan ini, saya mencoba untuk menjadikan pembahasan ini dalam dua tema:



1 2 3 4 5 6 7 next