Sahabat di mata Syiah



Terdapat klaim dari sebagian orang bahwa Syiah memandang enteng kedudukan para sahabat. Padahal klaim tersebut tidak lain kecuali tuduhan semata; karena Syiah mengikuti Rasulullah Saw dan para Imam Maksum As memandang besar dan menghormati mayoritas sahabat. Syiah berpandangan bahwa kita tidak dapat memandang seluruh sahabat itu sebagai orang-orang yang adil karena, pertama, dengan merujuk pada ayat-ayat al-Qur’an kita jumpai bahwa para sahabat memiliki derajat dan  tingkatan yang berbeda-beda dan kita tidak dapat menghukumi bahwa mereka itu semua adalah orang-orang yang adil. Al-Qur’an secara tegas menyebutkan bahwa di antara para sahabat terdapat orang-orang pendusta (kaddzâbin), orang-orang munafik, para pendosa (ushat), berbantahan dengan Rasulullah Saw dalam urusan perang, berat hati untuk berperang (mutsaqilain), dan orang-orang yang mengingkari Rasulullah Saw.

Di samping itu, dokumen-dokumen sejarah melaporkan bahwa di antara para sahabat terdapat orang-orang yang melakukan zina sebagaimana Walid, Mughirah dan yang lainnya seperti kelompok Qâsitin (perang Jamal), Nâkitsin (perang Shiffin), dan Mâriqin (perang Nahrawan). Dari apa yang diuraikan menjadi jelas bahwa apa yang dinegasikan Syiah adalah terkait dengan keadilan seluruh sahabat bukan masalah kemunafikan dalam artian terminologis.

Dalam hal ini kami persilahkan Anda untuk merujuk pada jawaban-jawaban yang terdapat pada site ini No. 2929 (Site: 3188), No. 2799 (3502), No. 2800 (Site: 3553), No. 2809 (Site: 3815), No. 3023 (Site: 3422).

Anda juga mesti memperhatikan poin penting ini bahwa apa yang mengemuka dalam pertanyaan kemudian dijadikan sebagai pijakan argumentasi juga tidak dapat diterima; karena pertama Rasulullah Saw pada akhir-akhir hayatnya merasa takut terhadap orang-orang yang ada di sekitarnya. Tentu saja rasa takut ini bukan kepada orang-orang kafir. Kedua, klaim yang dilontarkan bahwa orang-orang munafik telah dikenal semenjak awal-awal tahun kemunculan Islam juga kurang akurat lantaran terdapat ayat-ayat yang menunjukkan bahwa tedapat orang-orang munafik dari kalangan sahabat yang tidak dikenal bahkan setelah satu atau dua tahun kemunculan Islam.

»  

Meski telah berulang kali kami mengelaborasi pandangan Syiah terkait dengan masalah sahabat pada site ini. Namun pada pertanyaan di atas terdapat beberapa poin yang harus dikupas sebagai berikut:

1.    Klaim yang dilontarkan oleh sebagian orang bahwa Syiah memandang enteng dan kecil kedudukan sahabat adalah klaim yang tidak lain kecuali tuduhan semata; karena Syiah mengikuti Rasulullah Saw dan para Imam Maksum As memandang besar dan menghormati para sahabat. Sebagai contoh, ada baiknya kita mencukupkan diri dengan sebuah sabda Amirul Mukminin Ali bin Abi Thalib As yang menyatakan, “Aku telah melihat para sahabat Muhammad Saw, tetapi aku tak menemukan seseorang yang menyerupai mereka. Mereka mengawali hari dengan debu di rambut dan wajah (dalam kesukaran hidup) serta melewatkan malam dalam sujud dan berdiri dalam salat. Kadang-kadang mereka letakkan (sujudkan) dahi mereka, dan terkadang pipi mereka. Dengan ingatan akan kebangkitan, mereka nampak seakan berdiri di atas bara menyala. Nampak seakan di antara mata mereka ada tanda-tanda seperti lutut kambing, akibat sujud yang lama. Bilamana nama Allah disebutkan, air mata mereka mengalir deras hingga kerah baju mereka basah. Mereka gemetar karena takut akan hukuman dan harapan akan pahala, seperti pohon gemetar pada hari angin topan.”[1]

2.    Namun terkait dengan apa yang dijelaskan pada ayat-ayat al-Qur’an harus dikatakan bahwa: Allah Swt dalam al-Qur’an berfirman:

A.            Di antara orang-orang Arab Badui yang di sekelilingmu itu, ada orang-orang munafik; dan (juga) di antara penduduk Madinah ada sekelompok orang yang keterlaluan dalam kemunafikannya. Kamu (Muhammad) tidak mengetahui mereka, (tetapi) Kami-lah yang mengetahui mereka. Nanti mereka akan Kami siksa dua kali kemudian mereka akan dikembalikan kepada azab yang besar.[2] Apakah ayat al-Qur’an ini tidak menengarai bahwa terdapat orang-orang munafik dari kalangan sahabat bahkan setelah setahun kemunculan Islam yang sebagian dari mereka telah dikenali?



1 2 3 4 5 6 7 8 9 next