Pembelaan Nashibi Terhadap Muawiyah : Studi Kritis Hadis Tentang Muawiyah



Pembelaan Nashibi Terhadap Muawiyah

Seperti biasa seorang nashibi punya kecenderungan berlebihan untuk memuliakan Muawiyah, membela kesalahan dan keburukannya. Salah satu contohnya adalah pembelaan seseorang yang menanggapi tulisan kami mengenai hadis “Jika kamu melihat Muawiyah di mimbarKu maka bunuhla ia”. Komentarnya dapat pembaca lihat di blognya tentang keutamaan Muawiyah. Tentu saja komentar tersebut berupa pembelaan buta yang dibuat seolah-olah ilmiah. Ia menyatakan hadis tersebut palsu dengan membawakan hujjah-hujjah yang rapuh. Berikut adalah tanggapan kami terhadap komentarnya yang kami quote dan  cetak biru.

Kami sebelumnya menyatakan bahwa hadis “Jika kamu melihat Muawiyah di mimbarKu maka bunuhla ia” adalah hadis yang hasan. Diantaranya kami membawakan riwayat Al Baladzuri berikut

حدثني إبراهيم بن العلاف البصري قال سمعت سلاماً أبا المنذر يقول قال عاصم بن بهدلة حدثني زر بن حبيش عن عبد الله بن مسعود قال قال رسول الله صلى الله عليه وسلم

Telah menceritakan kepadaku Ibrahim bin Al Allaf Al Bashri yang berkata telah mendengar Sallam Abul Mundzir berkata Ashim bin Bahdalah berkata telah menceritakan kepadaku Zirr bin Hubaisy dari Abdullah bin Mas’ud yang berkata Rasulullah SAW bersabda. [Ansab Al Asyraf 5/130]

Riwayat ini sanadnya hasan karena Sallam Abul Mundzir dan Ashim bin Bahdalah. Sallam seorang yang shaduq hasanul hadis dan Ashim seorang yang tsiqah hasanul hadis. Saudara nashibi itu mengkritik kedua orang perawi tersebut yaitu Sallam dan Ashim sehingga ia berkesimpulan bahwa dengan adanya dua orang tersebut maka mana mungkin hadis tersebut sanadnya hasan lidzatihi.

 

Pembahasan Sanad Riwayat Al Baladzuri

Sallam bin Sulaiman Abul Mundzir



1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 next