Memahami Akidah langit



Syaiful Bachry Al Banjari

 

Filsafat Langit

             

Aqidah langit adalah menjelaskan, dan menggambarkan  tentang sesuatu yang sangat tinggi, dalam, dan tidak terbatas. Langit juga mempunyai rahasia-rahasia yang sampai sekarang ini belum semua bisa dipecahkan rahasia rahasia yang ada didalamnya. Langit juga melambangkan perumpamaan, ketinggian, keluasan, dan kemuliaan. yang mana dalam dunia spiritual, sering disebut dunia langit. langit kalau dibandingkan dengan bumi. sangatlah jauh berbeda dari berbagai sisinya. Sebagaimana kita ketahui bumi ini panjang dan lebarnya serta kedalamannya bisa diketahui oleh manusia. Dan Ia, bersifat materi serta terbatas. dan sebagaian besarnya telah dijelajahi oleh manusia. Oleh kerena itu,  ''dunia" disebut juga, sebagai dunia materi. Karena melambangkan kerendahan dan keterbatasannya. Begitulah ungkapan para urafa tentang "dunia" dibandingkan dengan dunia sepiritual[langit].

 

Lain hal-nya Ilmu tentang dunia spritual [langit] keghaibannya bersipat sangat tidak terbatas dan dalam. dan "Iapun" memiliki misteri yang sangat menakjubkan. sehingga sering diperumpamakan oleh para filusuf dan Urafa,  dengan ungkapan dunia langit. Tetapi perlu diketahui!, bukan berarti dalam hal ini langit itu adalah sesuatu yang ghaib?. Allah menjelaskan dalam suatu firmannya; “Hai jamaah jin dan manusia, jika kamu sanggup menembus (mengarungi, melintasi) penjuru langit dan bumi, maka lintasilah, kamu tidak dapat menembusnya melainnkan dengan kekuatan.” [ Surat Ar-rahman 55:33.] Ayat ini mempunyai dimensi lahir dan batin. Begitu pula segala rahasianya. Langit yang ada diatas kita hingga sekarangpun, belum ada yang mampu mengungkapkannya maupun mengetahuinya secara sempurna.

 Walaupun ilmu pengetahuan manusia sekarang ini sudah sedemikian majunya, manusia baru bisa menjangkau salah satu dari bagian sisi  langitnya saja, yaitu pendaratan manusia di Bulan. Dalam hal ini penulis ingin memperumpamakan ilmu-ilmu ahlul bait adalah sesuatu yang sangat dalam, luas, dan tidak ada batasnya kecuali Allah, Nabi, dan para Walinya yang mengetahui dengan izinnya, dalam suatu riwayat di-ungungkapkan bahwa ketika pemerintahan Imam Mahdi as, berkuasa, ilmu pengetahuan manusia sedemikian sangat majunya, sehingga mereka mampu mengadakan perjalanan antar bintang dan planet planet diruang angkasa. Itu disebabkan berkah dari  langit dan bumi yang dianugrahkan Allah kepada beliu. Seperti yang dicontohkan dalam peritiwa Isra Miraj Nabi Muhammad SAWW, sebagai manusia langit pertama, yang telah Allah jalankan. dan diperlihatkan kepadanya segala keghaibannya, agar diketahui. ayat ayat dan tanda tandaNya. Dan kemudian Allah swt.  mengajarkan rahasia-rahasia langit (spritualitas dan hal-hal yang ghaib) didalam  Isra Mirajnya. Oleh kerena itu, sebagaimana Rasulullah" Dalam hal ini, ahlul bait Rasullullah yang suci juga mewarisi rahasia-rahasia langit tersebut.! Karena mereka sesungguhnya adalah pelanjut kepemimpinan rasulullah sampai akhir jaman. Seperti dalam SabdaNya: Ahlul Baitku bagaikan bintang bintang dilangit, petunjuk jalan bagi orang orang tersesat.

Tulisan ini, mengajak anda untuk mengarungi dan menjelajahi serta memahami kedalaman, keluasan, maupun ketinggian filsafat Al Ilahiah dari Insan Kamil Imam Ali  as. sang manusia langit, dan ahlul baytnya. Sebagaimana banyak terdapat dalam sabda beliau, yang begitu kaya dengan inspirasi spiritual dan filosufis yang tinggi. seperti : Akidah, akhlak, ahkam, sepiritual Islam, politik, sosial, ekonomi, dan budaya.. Imam Ali juga  mengkritik terhadap berbagai macam mazhab pemikiran, yang menyimpang dari Islam. Dan khusus pembahasan tentang kepemimpinan Islam dan lain lain.

Karena luasnya cakupan pembahasan ini, dengan berbagai aspek dan dimensinya, anda bagaikan diajak berpetualang kelangit yang tinggi tanpa batas. Kemudian anda  harus kembali lagi kedunia nyata, untuk mampu merealisasikan serta mengaktualisasikan apa apa yang telah didapatkan dan dirasakan dari hasil  perjalanan anda dalam memahami akidah langit[1]



1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 next